THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Minggu, 05 Juli 2009

JURUS SILAT SIBUNDER

Jurus-jurus didalam sibunder hampir 98% "isi" (dalam pengertian sebenarnya bukan isi dalam pengertian musyrik), kenapa dibilang "isi" karena di semua jurus-jurus bunder itu benar-benar terpakai untuk praktek tanding, tidak ada yang namanya pentilan-pentilan kosong. Bahkan langkah kakinya sibunder saja itu benar-benar diperhitungkan, karena di beberapa silat betawi ada yang menyerang dibagian kaki seperti menendang, menyapu. Diantaranya sabeni silat maenan anak tenabang, silat itu kalau menyerang berbarengan antara menangkis pukulan lawan, memukul ("notok") dengan menyapu kaki lawan yang ada di depan, dan hasilnya pukulan lawan tertangkis wajah lawan dapat kenang-kenangan bonyok plus jatuh ketanah karena kakinya "terslengkat".

Informasi teknik silat sabeni ini saya dapat karena bapak saya dan ncing-ncing saya pade bekas belajar sabeni dan saya juga pernah sparing silat dengan bapak saya yang memakai sabeni, hasilnya wah benar-benar maenan yang rapet, cepat, dan lincah karena memang maenan sabeni itu maenan buat berkelahi bukan silat untuk kontes jurus . Ada lagi silat yang benar-benar untuk berkelahi yaitu gerak rasa, coba saja ngetes silat gerak rasa bagi pesilat yang tidak biasa dengan serangan cepat dan bertubi-tubi di jamin kelabakan ngurus serangan silat gerak rasa, karena seperti yang diceritakan di banyak artikel silat bahwa silat gerak rasa itu memang benar-benar mengandalkan rasa bahkan tanpa melihat pukulan saja gerak rasa bisa menangkis.

Kembali kejurus sibunder, total jurus yang dipelajari pada silat sibunder itu kalau ga' salah ada 19 jurus, karena saya belum sampai tamat belajar praktek jurus sibunder ma'lum baru beberapa tahun doang belajar silatnya, diantaranya :

JURUS KOSONG

Jurus yang pertama dipelajari oleh murid-murid baru di silat sibunder adalah jurus kosong. Jurus kosong adalah jurus yang dipakai untuk orang tangan buntung atau jika tangan kita diikat atau di borgol dibelakang, dan jurus pertama yang dipelajari ini untuk melatih langkah kaki dan langkah atau pergerakan badan. Jurus kosong mengandalkan gerakan badan dan serangan memakai pundak dan sikut serta kaki tanpa menendang, didalam prakteknya jurus kosong itu lebih unggul jika melawan orang yang menendang karena serangan jurus kosong "menyeruduk" dan karena jika orang menendang itu stabilitas badan jadi lemah dan itu sasaran empuk untuk diserang. Diantara aplikasi jurus kosong ada juga untuk mematahkan kaki lawan, menyerang lawan sampai muntah darah, bahkan jika jurus kosong di "bekap" dari belakang orang yang membekap itu bisa jatoh. Untuk level master jurus kosong bahkan bisa melawan orang lebih dari 3 (di kroyok) dan mesti diingat bahwa semua praktek jurus sibunder itu tidak ada yang memakai mantra-mantra, wirid-wirid, syarat-syarat ataupun upacara musyrik agar dapat mendalaminya.

JURUS SATU

Adalah jurus yang pertama dan yang terlama yang harus dipelajari oleh murid-murid silat sibunder, karena jurus satu itu adalah pokok jurus, inti jurus dan prakteknya sangat banyak dan luas sekali bahkan untuk mempelajarinya secara serius dan profesional 3 tahun saja rasanya tidak cukup apalagi jika yang mempelajarinya orang yang belum mengenal silat sama sekali pasti butuh penyesuaian yang cukup lama dalam menguasai semua prakteknya, bahkan orang yang pernah belajar silat saja jika belajar jalan jurus satu akan sama merasakan kesulitan dalam jalan jurus pertama kali yaitu akan merasakan sakit di bagian paha serta betis dan efek keesokan harinya akan lebih parah sakitnya bahkan ada yang sampai tidak bisa bangun karena semua badannya sakit semua, efek ini tidak mengenal fisik orang bahkan seorang angkatan plus hobi bola saja merasakan hal yang sama.

JURUS DUA

Jurus yang bisa dibilang andalan bagi pesilat-pesilat baru di sibunder karena aplikasi jurus dua ini benar-benar menyerang tanpa ada kompromi dan paling cocok sekali melawan musuh yang memakai tendangan. Jurus dua pada hakekatnya diuntukkan bagi kita yang di ikat atau di borgol kedua tangannya didepan karena pada jalan jurusnya kedua tangan tetap menempel dan dalam keaadan membuka tidak mengepal. Dalam praktek jurus dua melawan tendangan, serangan-serangan jurus dua benar-benar efektif seperti melemparkan lawan, mendorong, menutup tangan lawan bahkan praktek jurus dua bisa merobek selangkangan lawan.

JURUS TIGA

Jurus tiga hampir sama dengan jurus dua, perbedaannya hanya tambahan pada prakteknya, pada jurus tiga di khususkan untuk melumpuhkan lawan karena menyerang di bagian ulu hati yang mana memberikan efek pingsan tapi semua praktek jurus dua ada juga di jurus tiga.

Guru besar sibunder Bpk Ust. Margani (bang kute) dulu sewaktu melatih bapak saya dan ncing-ncing saya bahkan pada semua murid-muridnya mengatakan "ente belajar bunder cukup belajar jurus satu, dua ama tiga plus prakteknye terus ente cari guru silat yang paling jago ente lawan kalo kalah ente ga' perlu nginjek lagi rumah ini ame jangan anggep ane guru lagi", dan hasilnya memang bapak saya, ncing saya dan murid-murid yang diajarinnya dulu belum pernah kalah melawan silat laen, bahkan sampai sekarang masih belum ketemu silat yang bisa "jatohin" sibunder. Tapi sekarang secara pribadi saya mengatakan lebih baik sekarang jangan menjatohkan silat laen karena makin hari makin menghilang saja silat di bumi nusantara ini, kalau misalnya sibunder menjatohkan silat lain lagi akibatnya yang belajar silat itu jadi malu dan tidak mau belajar lagi dengan silat yang sudah jatoh itu dan makin lama silat itu tidak ada penerusnya dan terancam punah, mari sama-sama kita lestarikan budaya silat nusantara yang hampir punah ini, marilah sekarang kita pelajari silat itu bukan karena hebatnya bukan karena belum terkalahkannya tetapi marilah kita belajar silat karena seninya. Seperti tradisi yang orang tua dulu mesti ajarkan kepada anaknya "loe harus belajar ngaji ama belajar silat", ngaji berarti kita harus jago masalah agama seperti ibadah, akhlak, tauhid dll, kalau silat supaya kita bisa jaga diri dan keluarga kalau-kalau kita digangguin ama orang nanti.

berlanjut............,,,

0 komentar: